Sumpah Mahasiswa Indonesia
Kami Mahasiswa Indonesia mengaku,
Bertanah air satu,tanah air tanpa penindasan
Kami Mahasiswa Indonesia mengaku,
Berbangsa satu bangsa yang gandrung akan keadilan
Kami Mahasiswa Indonesia mengaku,
Berbahasa satu bahasa kebenaran
Suatu
kebanggaan tersendiri bisa jadi Mahasiswa di tengah-tengah perekonomian kita yang
sedang memburuk, di tengah-tengah biaya pendidikan yang cukup mahal. Dari 243
juta rakyat Indonesia hanya 1,8 juta yang dapat mengecap pendidikan tinggi,
dan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi masih jauh dari jangkauan
masyarakat Indonesia khususnya golongan ekonomi menengah kebawah.
Apa itu Mahasiswa
Secara harfiah
Mahasiswa berasal dari dua kata yaitu MAHA (segala-galanya) dan SISWA (peserta
didik). Artinya bahwa Mahasiswa adalah seseorang yang telah melewati pendidikan
formal tersebut,menandakan bahwasanya pengetahuan, pola pikir yang lebih dewasa,
punya wawasannya lebih luas bila di bandingkan siswa-siswa SD,SMP dan SMU, itulah
secara sederhana yang dikatakan MAHASISWA.
Paradigma Sosial Mahasiswa
Paradigma
sosial merupakan suatu acuan berpikir yang diikuti dengan kerja-kerja dalam
memahami realita yang ada di masyarakat. Dalam tatanan negara yang sumber daya
alamnya dikuasai oleh segelintir individu (baca:kapitalistik), maka masyarakat
akan terbagi dalam dua kelas pokok yang akan selalu berkontradiksi atau
bertentangan kepentingannya yaitu kelas pemilik modal dan kelas proletar
(pekerja); kelas pemilik memiliki kepentingan selalu mengakumulasi modalnya
untuk keuntungan yang berlipat dan senantiasa menekan upah buruh seminimal
mungkin. dan yang kita pertanyakan, dimanakah posisi mahasiswa ???, mahasiswa
merupakan kelas perantara diantara kelas pokok tersebut, kebanyakan mahasiswa dapat
digolongkan dalam kelas borjuis kecil, mayoritas mahasiswa tidak perlu bersusah
payah dalam mengahasilkan barang dan jasa yang menjadi kebutuhannya (praktek
produksi), dan ini menghasilkan paradigma sosial mahasiswa, mahasiswa cenderung
manja, pragmatis, tidak menghargai proses yang merupakan karakter para pemilik
modal tetapi dengan modal intelektualitas lewat pengetahuan akademis mahasiswa
dapat melihat realitas dengan jelas dan sering menjadi harapan rakyat sebagai
perubah kondisi kearah yang lebih baik.
Tipologi Mahasiswa
Orientasi
mahasiswa untuk kuliah pada umumnya adalah untuk dapat memperoleh pekerjaan
dengan posisi yang cukup “baik”, walaupun ada yang mempunyai tujuan-tujuan
“ideal” lainnya, orientasi ini kemudian saling pengaruh-mempengaruhi kondisi
objektif yang mereka alami dikampus (kondisi birokrasi, kelembagaan dan
hubungan sosial) proses dialektika tersebut kemudian secara umum
melahirkan tipologi sbb:
- Mahasiswa Profesional
Mahasiswa tipe
ini adalah mahasiswa yang aktifitasnya sebagian besar dipusatkan untuk dapat
memperoleh nilai yang baik, kerjanya belajar dan belajar, dan cenderung apatis
terhadap masalah-masalah disekelilngnya.
- Mahasiswa Pragmatis
Mereka adalah
mahasiswa-mahasiswa yang mengandalkan kecakapan mereka dalam berinteraksi untuk
dapat menonjol diantara kawan-kawannya, kecenderungan mereka adalah mencari
muka didepan birokrat-birokrat kampus.
- Mahasiswa Trend Setter ( Hedonis )
Mahasiswa tipe
ini adalah orang-orang yang mengalami disorientasi dalam proses
belajar-mengajar dalam perkuliahan, kerja mereka kebanyakan hanya diisi dengan
kegiatan foya-foya dan berdandan habis-habisan.
- Mahasiswa Kritis
Mahasiswa
jenis ini adalah mahasiswa yang mempunyai kecenderungan berfikir kritis, ia
menjadi seorang yang mau memecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh
komunitasnya, mempunyai pandangan dan analisa yang mendalam persoalan-persoalan
yang dihadapi baik di dunia kampus maupun di luar kampusnya.
Peran dan posisi
Mahasiswa
Mahasiswa
dalam kesehariannya sering kali di pandang sebagai agen perubah dan agen
pengontrol atau yang lajim di sebut sebagai agent of change dan agent of
control. Jika kita mengkaji lebih jauh dan lebih dalam lagi tentang peran dan
posisi Mahasiswa ada banyak pertanyaan yang muncul;apa sih sumbangsih Mahasiswa
sehingga layak di sebut agent of change dan agent of control ??? perubahan
macam apa yang telah di berikan oleh
mahasisiwa untuk rakyat ??? mampukah Mahasiswa melakukan perubahan ?? fungsi
control apa yangdi mainkan oleh Mahasiswa ???serta banyak lagi
pertanyaan-pertanyaan yang mncul dan yang layak untuk kita diskusikan guna
merekontruksi ulang peran dan posisi Mahasiswa.
Peran
Mahasiswa adalah pendorong perubahan dan melakukan transformasi atau penyadaran
terhadap massa
rakyat secara luas.pendorong perubahan maksudnya mahasiswa bukan elemen pokok
dalm perubahan karena massa
rakyatlah yang melakukan perubahan itu . tapi adalah salah satu pendukung dan
dinamisator dalam perubahan. Melakukan transformasi lewat organisasi maksudnya
karena Mahasiswa adalah kaum intelektual yang berfikir kritis ,objektif
,progresif (berpikir dan bertindak maju )
“ Tugas kita sebagai kaum
intelektual muda adalah belajar, berorganisasi dan berjuang untuk
perubahan “

Tidak ada komentar:
Posting Komentar